SMK Ma'arif NU Pangandaran Nyatakan Anti Terhadap Aksi Perundungan dan Kekerasan

19 September 2022
SMK Maarif NU Pangandaran
Dibaca 121 Kali
SMK Ma'arif NU Pangandaran Nyatakan Anti Terhadap Aksi Perundungan dan Kekerasan

Sidomulyo, (Senin 19/09/2022). Dalam rangka memperingati Harlah LP Ma'arif NU Ke- 93, SMK Ma'arif NU Pangandaran gelar deklarasi anti perundungan dan kekerasan. Deklarasi ini adalah sebuah janji yang diucapkan oleh seluruh warga sekolah sebagai upaya untuk mencegah aksi perundungan / bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah, mengingat masih banyak sekali terjadi aksi yang tidak terpuji tersebut di sekolah-sekolah.

Kegiatan ini diawali dengan upacara bendera yang didalamnya dibacakan Naskah Deklarasi oleh petugas dan diucap ulang oleh seluruh warga sekolah. Imam Ibnu Hajar S.Pd.I selaku Pembina Upacara menyampaikan dalam amanatnya agar kegiatan ini menjadi awal untuk saling menghormati dan menghargai baik antar siswa, kepada guru atau yang lebih tua, bahkan kepada anak-anak yang lebih muda.

“Menghormati dan menghargai orang lain itu perlu dilakukan dan dibiasakan,” pesannya.

Setelah pembacaan deklarasi, kemudian dilanjutkan dengan pembubuhan tanda tangan oleh seluruh warga sekolah. Deklarasi ini dilaksanakan agar siswa-siswi yang belajar di lingkungan sekolah merasa nyaman dan tidak ada tekanan dari teman-temannya sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan dengan baik. Setelah deklarasi tersebut tidak akan ada lagi tindak kekerasan sehingga para siswa dapat benar-benar merdeka belajar. [Tpr]

DEKLARASI

ANTI PERUNDUNGAN DAN KEKERASAN

DENGAN INI KAMI MENYATAKAN     :

  1. Meyakini bahwa perundungan dalam bentuk apapun adalah perilaku akhlak tercela yang sangat bertentangan dengan ajaran Ahlussunah Wal Jamaah
  2. Menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi orang yang lebih muda
  3. Menjaga ucapan dan tindakan dari sikap yang menyakiti perasaan atau fisik orang lain
  4. Mencegah, menghentikan dan melaporkan perundungan oleh siapapun dan dimanApun
  5. Menghargai keberadaan orang lain dan menerima kehadirannya tanpa membeda bedakan agama, ras, suku, dan golongan

#deklarasiantiperundungan #antibullying #antikekerasan #stopbullying